Buku Baru

Evidence Based Practice: Tata Laksana Penanganan L

Covid 19 pertama kali terdeteksi sebagai pneumonia dengan sebab yang belum bisa diidentifikasi di Wuhan, China pada bulan Desember 2019. Coronavirus adalah zoonosis atau virus yang ditularkan antara hewan dan manusia. Virus ini menyebar begitu cepat sehingga hanya dalam waktu satu bulan, tepatnya tanggal 30 Januari 2020 WHO sudah menyatakan covid 19 sebagai pandemi internasional &ndash global pandemic. Di Indonesia kasus positif covid 19 pertama kali teridentifikasi tanggal 2 Maret 2020 dan semenjak itu telah menyebar dengan sangat cepat.

Pada tanggal 25 Maret 2020, Indonesia melaporkan 790 kasus konfirmasi COVID-19 dari 24 Provinsi yaitu: Bali, Banten, DIY, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kep.Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Lampung, Riau, Maluku Utara, Maluku dan Papua. Wilayah dengan transmisi lokal di Indonesia adalah DKI Jakarta, Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang), Jawa Barat (Kota Bandung, Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kab. Bogor, Kab. Bogor, Kab. Karawang), Jawa Timur (kab. Malang, Kab. Magetan dan Kota Surabaya) dan Jawa Tengah (Kota Surakarta).

Tingginya statistic covid 19 menjadikan kewaspadaan menjadi kewajiban semua orang dan harus diterapkan dalam semua lini masyarakat. Salah satu kelompok masyarakat yang paling beresiko tertular covid 19 adalah tenaga kesehatan. Menyimak tingginya jumlah PDP dan ODP, maka semua tenaga kesehatan baik yang bertugas di rumah sakit maupun di masyarakat memiliki resiko tinggi untuk terpapar dan tertular. Menyikapi hal ini, pemerintah dan berbagai lembaga kesehatan telah menerbitkan sejumlah panduan bagi tenaga kesehatan terkait pencegahan, penaanganan, dan keselamatan diri menghadapi Covid-19. Luar biasanya, hingga per 19 April jumlah pasien positif Covid 19 mencapai 6760 kasus dengan 5423 orang dirawat di rumah sakit, 590 orang meninggal, dan 747 pasien dinyatakan sembuh. Di luar jumlah tersebut, jumlah pasien dalam pengawasan di Indonesia per 19 April 2020 mencapai 15.646 pasien, dan jumlah orang dalam pengawasan/ ODP mencapai 181.770 orang.

Covid 19 pertama kali terdeteksi sebagai pneumonia dengan sebab yang belum bisa diidentifikasi di Wuhan, China pada bulan Desember 2019. Coronavirus adalah zoonosis atau virus yang ditularkan antara hewan dan manusia. Virus ini menyebar begitu cepat sehingga hanya dalam waktu satu bulan, tepatnya tanggal 30 Januari 2020 WHO sudah menyatakan covid 19 sebagai pandemi internasional &ndash global pandemic. Di Indonesia kasus positif covid 19 pertama kali teridentifikasi tanggal 2 Maret 2020 dan semenjak itu telah menyebar dengan sangat cepat.

Pada tanggal 25 Maret 2020, Indonesia melaporkan 790 kasus konfirmasi COVID-19 dari 24 Provinsi yaitu: Bali, Banten, DIY, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kep.Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Lampung, Riau, Maluku Utara, Maluku dan Papua. Wilayah dengan transmisi lokal di Indonesia adalah DKI Jakarta, Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang), Jawa Barat (Kota Bandung, Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kab. Bogor, Kab. Bogor, Kab. Karawang), Jawa Timur (kab. Malang, Kab. Magetan dan Kota Surabaya) dan Jawa Tengah (Kota Surakarta).

Tingginya statistic covid 19 menjadikan kewaspadaan menjadi kewajiban semua orang dan harus diterapkan dalam semua lini masyarakat. Salah satu kelompok masyarakat yang paling beresiko tertular covid 19 adalah tenaga kesehatan. Menyimak tingginya jumlah PDP dan ODP, maka semua tenaga kesehatan baik yang bertugas di rumah sakit maupun di masyarakat memiliki resiko tinggi untuk terpapar dan tertular. Menyikapi hal ini, pemerintah dan berbagai lembaga kesehatan telah menerbitkan sejumlah panduan bagi tenaga kesehatan terkait pencegahan, penaanganan, dan keselamatan diri menghadapi Covid-19. Luar biasanya, hingga per 19 April jumlah pasien positif Covid 19 mencapai 6760 kasus dengan 5423 orang dirawat di rumah sakit, 590 orang meninggal, dan 747 pasien dinyatakan sembuh. Di luar jumlah tersebut, jumlah pasien dalam pengawasan di Indonesia per 19 April 2020 mencapai 15.646 pasien, dan jumlah orang dalam pengawasan/ ODP mencapai 181.770 orang.